ceritakelincimuda

ceritakelincimuda

Kamis, 28 Maret 2013

Gilang Setiadi

teman kampus. teman sekelas. tapi kita tak pernah kenal. sampai sebuah kegiatan mempertemukan kita, kita diharuskan berada dalam satu team dan satu divisi. dekat. sangat dekat. sangat dekat sekali..

pernah, pernah hampir menyukainya. pernah, pernah hampir terbawa awan. pernah, pernah merasa semacam dipelet. dipelet lelaki ini. dipelet teman kampus ini. dipelet teman yang baru ku kenal setelah 2tahun tak pernah menyapa..

bicara tentang gilang, pasti selalu bicara tentang PSM. Praktik Simulasi Manajerial. aaah, setiap mahasiswa yang pernah ada disini pasti selalu punya cerita masingmasing. hahaa. lelaki ini, lelaki bangeeeeet, dengan lengan kekar, tubuh tinggi, sawo matang, dan hobi karate. yap ! lelaki banget !
membuat nyaman, membuat saya merasa terlindung dan membuat saya merasa seperti di pelet. untungnya saya kemudian sadar dari peletannya, kalau dia sudah punya wanita. dan saya pun tak menggangu di dalamnya, saya tak mau merusak rumput tetangga. hahahhaa :D

#siapapunsiapapun

Dr. Adma Febri

my never ending story?
today, March 28th 2013
aku merindukannya, merindukannya dia kembali, lebih tepatnya segera kembali, segera kembali ke kota lama kita, apalagi kalau bukan tempat ini, kota luar biasa ini. JOMBANG :)
aku merindukannya, aku merindunya tanpa pernah ada batas, aku merindunya tanpa pernah tau waktu, aku merindunya sampai 6tahun pun berlalu..
lelaki 22tahun itu, dokter muda pilihanku, dokter muda kebanggaanku, dokter muda impianku..
iya, tanpa pernah saya tau, tanpa pernah saya sadari, cerita ini ada sejak 6tahun lalu, sejak samasama berada di sekolah tingkat akhir, sejak samasama berada di satu kegiatan kampus, namuun..
namun tak pernah kita tau, sampai saat ini pun, rasa itu masih terkunci di tempat yang sama..

aku lupa rasanya cinta, aku lupa rasanya bahagia dengan lelaki, iyaa aku hampir lupa wajahnya, aku hampir melupakannya setelah semuamuanya datang dan pergi. tapi kau tak pernah pergi. kau harus tau dok, kau selalu bisa masuk di relungku sesukamu..


aku lupa rasanya bahagia, aku lupa rasanya bersamamu, aku lupa rasanya tertawa lepas menceritakan semua cerita kita, aku lupa. iya, aku lupa. tapi, tapi kau selalu punya cara, kau selalu punya cara untuk menjeratku kembali dok..

 aku lupa rasanya dimanjakan, aku lupa rasanya jatuh cinta, aku lupa rasanya menyukai, aku lupa semua cerita mudaku, tapi tapi tapi kau selalu punya bagian terpenting yang selalu menyamankanku..

sampai kau tibatiba membangunkanku dari tidur panjangku, kau menyapaku dan menjulurkan tangan panjangmu untuk memegang tanganku, dan sampai aku berharap kau tidak hanya menjulurkan tanganmu tapi kau merengkuhku dalam pelukmu..
KAU? iya, kau selalu punya cara untuk menjeratku dengan segala cara yang hanya sepele. dan aku selalu punya doa agar Tuhan selalu mempertemukan kita di tujuan yang sama. aamiin  :)