ceritakelincimuda

ceritakelincimuda

Selasa, 05 April 2011

sulitnya bilang IYA

sulitnya mengakui apa kesalahan kita di depan orang yang telah kita sakiti, tapi jauh lebih sulit mengatakan IYA saat hati enggan berkata iya, jauh lebih sulit menjaga hatiorang lain yang nantinya tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. dan sulitnya memaafkan walopun sudah berkata "iya, sudah saya maafkan kok"
entahlah, ini bukan sekedar coretan gadis kecil yang lagi galau, bukan juga curhatan wanita muda yang lagi bimbang, namun ini hanya ungkapan kekecewaan seorang saya atas ketidaksesuaian apa yang dikatakan dengan apa yang terjadi. iyaaa.! saya KECEWA!
buat apa berpura memaafkan nyatanya masih kau ungkit semua salahku, buat apa bilang lupakan saja kalo kau masih mengingatingat semua yang pernah ada, dan satu hal yang sulit saya terima : sampai di detik ini pun saya masih menghargai perasaanmu, tapi?? ohh noo SAYA KECEWA
bagi saya apapun yang membuatmu senang, itu juga membuatku senang. lakukan apa yang ingin kamu lakukan, tapi ijinkan aku juga melakukan apa yang ingin kulakukan juga. jangan membatasiku kalo kau tak ingin ku batasi. nyatanya? kamu diktator! kamu..kamu...aaaaaaah!
sampai tak kuat mulut ini membuka untuk terucap kata, sampai tak kuat rasanya hati ini untuk ku akhiri, sebenernya simple yang saya inginkan : bebaskan aku seperti apa yang kamu minta terhadapku..
dan lagilagi kamu aaaah, kamu selalu berupaya untuk menyalahkan semua keadaanku, tanpa pernah kamu mengaca hal2 itu juga salah karenamu. kadang mulai flashback ke nostalgia itu : yang saya tau saya memendam apa yang jelek darimu, dan selalu mengingatingat yang baik. tapi itu justru bedanya kamu, kamu mengingat semua jelekku.~syalalallaa
bilang IYA, jika memang IYA. jangan ditutupi dengan kemunafikanmu itu!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar