hidup itu ternyata ga seperti apa yang saya harapkan,pagi ini bahagia,nanti malam tiba2 kesedihan itu datang..
oh god!!what i should i do?
q sering merasa sebagai terpidana di daerahku sendiri,aku sering merasa sebagai orang asing di negaraku sendiri.dan yang pasti aku sering sekali mengeluh kepada Allah.harusnya ini itu,semua sesuai yang saya harapkan.tapi ternyata apa?semua melenceng jauh.saya sering merasa terpuruk,tapi di saat saya terpuruk,ngga sedikitpun saya mencoba menceritakannya kepada orang lain.karena prinsip saya,"ngga ada manusia yang lepas dari khilaf"
saya hanya terduduk lesu saat masalah silih berganti mendatangi saya,di saat orang lain mulai menanyakan keadaan saya,saya hanya menjawab,"aku gak papa,aku baik2 aja kok",dan mereka malah memarahiku,"kaya gini dibilang gag pa2??yang ada kamu tu kenapa2"
sebenarnya masalahnya hanya SULIT MENGONTROL EMOSI,iyaaaa...kesulitan itu sering kutemui,tapi cuma 1 cara yang bisa buatku kembali tersenyum AKU HARUS DIAM BEBERAPA MENIT.aneeeh ya??iya aneh,biasanya masalah akan mudah dipecahlkan kalo kita ngomong,tapi aku gag bisa,q mrasa gag boleh sedikitpun orang tau gimana permasalahanku..
suatu saat,aku pernah daftar di unair(surabaya) dan aku ditolak,lantas q daftar ke uns(solo).bayanganku,aku harus masuk unair,karena itu harapan terbesar yang pernah kuimpikan.dan GAGAL!!
nangis?jelas
putus asa?ga!
aku nyoba di uns.MASUK!ALHAMDULILLAH..
tapi aku nyesel lho.soalnya ini pilihan keduaku..
setelah sekian lama bergelut dengan dunia solo,sekarang aku baru terasa,ternyata ALLAH itu memberikan jalan yang terbaik buat hambanya.coba bayangkan kalo aku d surabaya,yang ada aku g niat kuliah,cuma main main dan main.aku ga bisa hidup mandiri,karena ada banyak keluarga di surabaya.tapi di solo,aku dituntut mandiri,tanpa ada seorangpun yang mengenalku disana.hidupku ada di tanganku.semua yang ku lakuin itu ada akibatnya..:)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar