untuk yang sepersekian kali, tlah ku coba berbagai cara untuk menghindarimu, tapi kamu semakin mendekat. tlah ku coba untuk menghilangkan komunikasi tapi aku merindumu. tlah ku coba untuk menghindari setiap pertemuan denganmu, tapi ohh..semakin aku ingin bertemu..
sebegitu sulitnyakah aku melupakanmu??
seperti tiu juga kah caramu melupakanku?
sulit? sulitkah seperti aku??
semakin ku coba menghindar, kenyataan yang bertolakbelakang itu semakin datang menghampiri..
iyaa memang aku suka dekat denganmu, aku suka kamu berupaya menghubungiku dan berkata "kenapa tak ada sms sama sekali darimu hari ini?", aku suka caramu telpon malam setiap hari, aku suka. AKU SUKA SEMUA HAL TENTANGMU..
dan taukah kamu??
aku semakin tersiksa !
aku tersiksa karena tak bisa bersamamu lagi seperti waktu itu, aku tersiksa karena tak bisa mengecup lembut pipimu seperti itu lagi, aku tersiksa karena aku tak bisa menunjukkan cintaku yang masih begitu kuat padamu. aku tersiksa!
ku coba lagi untuk menghindarimu, agar kamu melihatku sebagai sosok yang kuat, sosok wanita yang masih bisa kamu banggakan, sosok wanita yang selalu kamu puja. tapi aku tersiksa. semakin ku mencoba, semakin aku terpuruk..
sakit. dalamnya bukan main ketika tau betapa kamu selalu ada untukku, betapa kamu selalu berusaha menjalin komunikasi yang baik, betapa kamu masih menunjukkan sayangmu itu walau ku tau kamu tak pernah mau mengungkapkannya. tapiiii aku merasakannya, yaaaa..aku merasakan rasa sayangmu yang masih utuh itu. tell me dear, aku menunggumu sampai di detik ini :'(
sebegitu sulitnyakah aku melupakanmu??
seperti tiu juga kah caramu melupakanku?
sulit? sulitkah seperti aku??
semakin ku coba menghindar, kenyataan yang bertolakbelakang itu semakin datang menghampiri..
iyaa memang aku suka dekat denganmu, aku suka kamu berupaya menghubungiku dan berkata "kenapa tak ada sms sama sekali darimu hari ini?", aku suka caramu telpon malam setiap hari, aku suka. AKU SUKA SEMUA HAL TENTANGMU..
dan taukah kamu??
aku semakin tersiksa !
aku tersiksa karena tak bisa bersamamu lagi seperti waktu itu, aku tersiksa karena tak bisa mengecup lembut pipimu seperti itu lagi, aku tersiksa karena aku tak bisa menunjukkan cintaku yang masih begitu kuat padamu. aku tersiksa!
ku coba lagi untuk menghindarimu, agar kamu melihatku sebagai sosok yang kuat, sosok wanita yang masih bisa kamu banggakan, sosok wanita yang selalu kamu puja. tapi aku tersiksa. semakin ku mencoba, semakin aku terpuruk..
sakit. dalamnya bukan main ketika tau betapa kamu selalu ada untukku, betapa kamu selalu berusaha menjalin komunikasi yang baik, betapa kamu masih menunjukkan sayangmu itu walau ku tau kamu tak pernah mau mengungkapkannya. tapiiii aku merasakannya, yaaaa..aku merasakan rasa sayangmu yang masih utuh itu. tell me dear, aku menunggumu sampai di detik ini :'(
Tidak ada komentar:
Posting Komentar