ceritakelincimuda

ceritakelincimuda

Minggu, 28 Agustus 2011

lelakiku, maaf atas rasaku

maaf, bukan ku menyalahkanmu, ku hanya tak mau menjadi bebanmu..
beban karena rasaku..
beban karena rasa yang tak pernah habis dan selalu bertambah setiap harinya..

maaf, bukan ku takut dan tak sabar..
aku sudah mencoba bersabar sejauh ini..
dan inilah bukti kesabaran saya..

aku hanya mencoba menghayati kebahagiaanku yang terbentuk karena kebahagiaanmu..

memang rasa itu tak pernah habis untukmu lelakiku..
rasa yang tak pernah ku coba untuk mengakhirinya..
dan rasa yang ku tak tau harus sampai kapan menghentikannya..
rasa yang selalu meyakinkanku karena kepercayaanku terhadapmu..
rasa yang tak pernah berhenti seketika walau kau berusaha menyadarkanku akan hal itu..
karena aku percaya..
dan aku mempercayaimu lelakiku..

aku hanya mencoba menghayati kebahagiaanku yang terbentuk karena kebahagiaanmu..

dan ketikaa itu..
ketika aku lagi lagi percaya akan rasa yang ada jauh di dalam ini..
kamu pun lagi lagi mencoba menggoyahkannya..
dan aku tetap tak percaya..
maaf, atas rasaku yang berlebih ini..

ketika penjelasan itu semakin terlihat..
ketika rasaku terbukti benar..
dan..
ketika kau mulai mempercayai rasa yang ada di dalamku..
hanya senyum simpul yang terlintas, dan semakin ku percaya sama rasaku..

aku hanya mencoba menghayati kebahagiaanku yang terbentuk karena kebahagiaanmu..

ini bukan masalah kesabaran, ini bukan masalah kebahagiaanku..
aku hanya mencoba menghayati kebahagiaanku yang terbentuk karena kebahagiaanmu..
itu sebabnya aku memilih, maaf..
aku memilih untuk melihatmu lebih bahagia..
bahagia dengannya yang mungkin menurutmu jauh lebih bisa membuatmu bahagia daripada aku..

aku hanya mencoba menghayati kebahagiaanku yang terbentuk karena kebahagiaanmu..
berbahagialah lelakiku :*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar