malam ini, ditemani anggunnya bulan dan suara hembusan angin yang menyejukkan. begitu nyaman. nyaman, hingga mampu kekumpulkan setiap kepingan yang telah tercecer itu, dan mungkin sudah mampu kukumpulkan sebagiannya itu. entah, aku tak tahu apa yang kucari. namun kutau pasti, satu hal yang pasti, dan aku yakini itu kulakukan sekarang. AKU SENDIRI. ditemani segala yang indah di kamar ini. kamar yang cukup membuatku nyaman. penuh dengan kertas itu. iya kertas itu, kertas yang kutau dan cuma aku yang tau maknanya. ah kurasa bukan kertas, ini lembaran. berlembar-lembar malah, dan aku paham jika disetiap lembarnya aku selalu menuliskanmu, semua yang indah tentangmu, semua cerita kita. dan sekarang aku bergumul dengannya lagi, menjatuhkan sedikit demi sedikit tinta hitam dan semoga masih namamu yang ku tulis disana..
memang masih namamu, masih nama yang indah itu menurutku. masih rasa yang menggebu itu. indah memang, indah, seindah senyuman yang selalu kau berikan saat menyambut kedatanganku. oh iya, aku lupa kalo ternyata kita tak sama. tak sama dalam hal apapun. daaan, yaa memang kita tak sama.
dear my extraordinary partner..
i know you miss me, miss me so badly. so do I. no matter what, i know i love you
memang masih namamu, masih nama yang indah itu menurutku. masih rasa yang menggebu itu. indah memang, indah, seindah senyuman yang selalu kau berikan saat menyambut kedatanganku. oh iya, aku lupa kalo ternyata kita tak sama. tak sama dalam hal apapun. daaan, yaa memang kita tak sama.
dear my extraordinary partner..
satu hal yang kau tau pasti, aku mencintaimu. tapi ada hal besar lain yang tak kau tau pasti dariku "aku mencintaimu jauh lebih besar daripada benciku yang selama ini ku tunjukkan padamu''
Tidak ada komentar:
Posting Komentar